Berita

Transparasi Anggaran di tahun 2020

KAJEN – Awal tahun 2020, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab.Pekalongan menerima Buku APBD TA 2020 dari Bupati Pekalongan, pada tanggal 3 Januari 2020. Dalam APBD Kab.Pekalongan tahun 2020 Kantor Kesbangpol mendapat alokasi anggaran sebesar RP. 6.127.615.150,00 yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar 2.381.687.000,00 dan Belanja Langsung sebesar 3.745.928.150,00

Dalam kegiatan tersebut, hadapan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD serta disaksikan oleh FORKOMINDA, Sekretaris Daerah dan seluruh Pimpinan OPD, Asisten, Staf Ahli, Kabag/Kepala Kantor serta Camat se Kab.Pekalongan, Kepala Kantor Kesbangpol menandatangani Pakta Integritas dan turut dalam Pencanangan Pembangunan Zona Integtitas Kab.Pekalongan.

Mengawali pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dan sebagai bentuk transparasi, jajaran Kesbangpol untuk melaksanakan program yang dirancang di TA 2020. Seluruh jajaran pegawai di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan menandatangani pakta integritas di Aula Kesbangpol, Senin siang (06/01/2020).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho,menurutnya,hal ini untuk menindaklanjuti penandatanganan pakta integritas tingkat kabupaten oleh Bupati dan Kepala OPD pada tanggal 3 Januari 2020, ditindaklanjuti di tingkat OPD oleh Kantor Kesbangpol.

“Belanja langsung di Kesbangpol Rp 3,7 miliar, terdiri atas belanja rutin yang digunakan untuk operasional kantor, atk, dan belanja pegawai Rp 760-an juta, dan anggaran nonrutin hampir Rp 3 miliar. Nonrutin ini belanja kemasyarakatan dan untuk pembangunan,” terang Haryanto.

Disebutkan, kegiatan yang dipihakketigakan hanya Rp 200 juta, sedangkan swakelola sekitar Rp 3,5 miliar.

“Sebagai bentuk transparasi, ini sudah diupload di sirup (sistem informasi rencana umum pengadaan) yang dikelola Bagian Pembangunan,” tandasnya.

Menurtutnya, di tahun 2020, lanjut dia, kelembagaan Kesbangpol akan dilakukan evaluasi. Dikatakan, sesuai dengan Permendagri Nomor 11 Tahun 2019, kepala daerah agar mengevaluasi kelembagaan Kesbangpol untuk ditingkatkan dari kantor menjadi badan.

“Prolegda Dewan berkaitan dengan perubahan Perda SOTK, nomenklatur Kesbangpol sudah masuk. Daerah lain di akhir tahun 2019 sudah ada yang berubah menjadi badan, kita masih proses,” kata dia.

Dibocorkan oleh Haryanto,pada tahun 2020 ini ada kegiatan yang menonjol,salah satunya yakni Kajen Gemuruh yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni akan dilombakan dengan total hadiah Rp 100 juta.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close